Powered By Blogger

Selasa, 07 Juni 2011

gadis pemimpi

pagi ini kutulis
menulis surat
tetapi entah surat yang keberapa
ke persembahkan hanya untuk ibu ku

surat ku hanya memakai kertas biasa
hanya sobekan dari buku tilisku ini
ditindas hitam tinta bolpoin murahan ini
tanpa amplop hanya bermotif garis biru saja

melaui surat-suratku
aku gambarkan sosokmu seperti peri
muncul dari kepundan putih
diatasnya berdiri makhota bertatahkan serpih berlian

aku hanya bisa melihat sekilas wajahmu
berkelebat di badan gunung
juga di kawah dengan kepulan asap
atau di kabut yang melingkupinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar